Ribuan Jamaah Mengikuti Pengajian di Rumah Wali Kota Malang

Wali Kota Malang, H. M. Anton (tengah berjas hitam) foto bersama dengan para jamaah pengajian rutin malam jumat legi. (foto Muslimin/MalangTIMES)
Wali Kota Malang, H. M. Anton (tengah berjas hitam) foto bersama dengan para jamaah pengajian rutin malam jumat legi. (foto Muslimin/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG - Ribuan jamaah terhanyut dalam suasana religi pengajian rutin malam Jumat Legi yang digelar di kediaman Wali Kota Malang H M. Anton di Jalan Tlogo Indah 16, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Para jamaah khusyuk mengikuti doa bersama. Dalam acara itu, turut hadir jajaran Forpimda dan masyarakat Kota Malang.

Rangkain kegiatan meliput membaca ayat suci Alquran, pembacaan Surat Yasin, dan tahlil.

Wali Kota Malang H M. Anton dalam sambutannya menyampaikan puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia yang diberikan kepada masyarakat. "Kita masih dipertemukan dalam acara rutin pengajian malam Jumat dalam keadaan sehat walafiat. Salawat dan salam semoga tetep tercurah ke junjungan Nabi Muhammad SAW," kata Abah Anton di hadapan ribuan para jamaah.

Menurut dia, masyarakat Kota Malang patut berbangga karena Kota Malang mampu menembus 15 finalis lomba kota inovatif dunia di Ghuangzou Republik Rakyat China, 5-8 Desember ini. Yakni lewat Kampung 3G (Glintung Go Green). 

Pemerintah Kota Malang dan Ketua RW penggagas Kampung 3G (Glintung Go Green) Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, akan mempresentasikan inovasi Kampung 3G dalam Ghuangzhou Award. "Prestasi ini berkat peran serta masyarakat Kota Malang. Pemerintah Kota Malang beberapa waktu lalu juga memperoleh penghargaan tingkat nasional yakni dalam bidang pendidikan," ujarnya.

Anton mengatakan, hal itu merupakan wujud komitmen dari Pemerintah Kota Malang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Malang melalui inovasi yang baik. Pemkot Malang menganggarkan 20  persen dari APBD Kota Malang untuk pendidikan.

Anton juga menyinggung permasalahan akhir-akhir ini yang dihadapi bersama, yaitu bencana banjir yang melanda beberapa titik di Kota Malang. Menurut dia, masalah itu merupakan akumulasi sebab tersumbatnya saluran air, penyempitan saluran air akibat pelanggaran pemakaian lahan, dan aliran air yang digunakan sebagai bagian dari struktur sebuah bangunan. 

"Karena itu, marilah bersama menjaga Kota Malang dari musibah," ucapnya. "Kami berharap ada peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, mengingat musim penghujan yang ekstrem," lanjutnya. (*)

Pewarta : imam syafii
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Akhmad Prayogi
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)
  • Tahun Ini Unikama Buka Program Pascasarjana Bahasa Inggris

    MALANGTIMES - Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) terus mengepakkan sayapnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing di dunia kerja.

  • Terus Belajar dan Kreatif, Kunci Desainer Muda Agar Tetap Eksis

    Pekembangan fashion semakin hari semakin tumbuh pesat. Hal tersebut bisa dilihat di Kota Malang. Banyak desainer baru yang tidak mau kalah saing terus menunjukkan karyanya. Baik itu desainer muda maupun tua, pria maupun wanita.

  • Lestarikan Budaya, Ratusan Seniman Menari Non Stop Selama Tujuh Jam di Alun-alun Merdeka Malang

    Untuk melestarikan seni budaya, ratusan penari menggelar aksi menari selama tujuh jam di Alun-alun Merdeka Kota Malang, Minggu (30/4/2017). Aksi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia yang jatuh setiap 29 April.

  • Mahasiswa Terlibat Curanmor, Kapolresta Segera Lakukan Safari Kampus

    Kapolresta Malang AKBP Hoiruddin Hasibuan akan segera melakukan kunjungan atau bersafari ke beberapa perguruan tinggi di Kota Malang. Safari tersebut dimaksudkan untuk melakukan diskusi dan pembicaraan penting terkait perilaku para mahasiswa yang beberapa

  • Teroris Visual, Epilog Satir tentang Pelacuran

    Melalui komik, Aji Prasetyo mengeluarkan opini pribadinya mengenai pelacuran yang merupakan profesi tertua di dunia ini.

  • Bersihkan Sampah Kok Hancurkan Tempat Sampahnya

    Pernyataan Aji Prasetyo, pria kelahiran Pasuruan yang merupakan komikus dan ilustrator ini, sering mengejutkan. Serupa dengan karya-karya komiknya, seperti kumpulan komik "Teroria Visual"yang diterbitkan Cendana Art Media Jakarta, 2015, yang mengundang pr

  • Mata-Mata Terbaik dalam Revolusi Kemerdekaan

    Siapa sangka para penjaja seks ternyata memiliki peran penting dalam denyut sejarah revolusi Indonesia. Bahkan, secara khusus, Bung Karno (Presiden Soekarno) menyatakan kekaguman dan rasa terima kasihnya atas jasa para kupu-kupu malam ini.

  • Dulu Disebut Wanita Publik dan Dijuluki Penjahat yang Dibutuhkan

    Sejarah mencatat, profesi penjajah seks pernah mengalami berbagai sebutan. Dari pelacur, cabo, balon, sampai pada penghalusan sebutan, yaitu wanita tunasusila (WTS) dan PSK (pekerja seks komersial).

  • Dance Sport Sudah Masuk Cabor, namun Masih Kekurangan Atlet Muda

    Perkembangan dance sport di Indonesia, bahkan di dunia, saat ini semakin bagus. Dance sport sudah diakui sebagai cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI. Jadi, di berbagai tempat sudah banyak lomba dance yang digelar.

  • Sekitar Tujuh Ribu Penari Catat Rekor MuRI Malang Menari

    Satu lagi rekor MuRI (Museum Rekor Indonesia) lahir dari Malang. Rekor terakhir itu dibukukan sekitar tujuh ribu peserta Menari Menari di kawasan Bundaran Tugu Balai Kota Malang, Minggu (30/4/2017).

  • Ari Lasso Hipnotis Ribuan Penonton Malang Jazz Festival 2017

    Ribuan penonton terhipnotis penampilan penyanyi papan atas Ari Lasso dalam Malang Festival Jazz 2017.

  • 11 Hari, Polres Malang Bekuk 16 Napi Kabur

    Perburuan tak kenal lelah terus dilakukan Polres Malang dalam mencokok kembali 17 tahanan yang kabur sejak Rabu 19 April lalu. Perburuan tidak hanya dilakukan di dalam wilayah Kabupaten Malang, tetapi sampai ke luar kota dan lintas provinsi, seperti Jawa

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top