Musim Hujan, Jalanan Kabupaten Malang Serupa Kolam

Jalan penghubung Kepanjen-Blitar, tepatnya di Jl Sambigede Sumberpucung, setiap musim hujan menjadi kolam air (kondisi siang ini).
Jalan penghubung Kepanjen-Blitar, tepatnya di Jl Sambigede Sumberpucung, setiap musim hujan menjadi kolam air (kondisi siang ini).

JATIMTIMES, MALANG - Hujan yang mengguyur Kabupaten Malang setiap hari dengan intensitas tinggi membuat beberapa ruas jalan provinsi di wilayah itu serupa kolam.

Tidak terlihat lagi aspal jalanan bagi para pengendara sehingga harus ekstrahati-hati. Pasalnya, banyak jalan tertutup air itu yang berlubang cukup dalam.

"Setiap hujan pasti begini. Kami serupa melewati kali (sungai, red). Bahaya karena jalanan banyak yang rusak," ujar Nurkholis, warga Blimbing yang bekerja di perkantoran Kepanjen, Kamis (01/11) sore yang setiap hari melintasi jalur Kepanjen-Pakisaji-Gadang.

Dari pantauan Malangtimes, ruas jalan yang selalu menjelma kolam ini setiap hujan ada di sekitar jalan dari Kepanjen sampai Gadang, Kota Malang, serta jalan dari Sumberpucung sampai perbatasan Blitar.

"Di seputar Kebon Agung, Pakisaji, malah selain jalan berlubang, air yang menutupi jalan warnanya hitam dan berbau," kata Sulasih, warga Kacuk.

Sedangkan di Jalur Kepanjen sampai Blitar, yang terparah di sekitar jalan Sambigede sampai Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung. "Selain jalan yang sempit, air yang menggenangi cukup tinggi. Bisa sampai lima sentimeter lebih. Padahal jalur ini semakin padat oleh bus-bus antarkota," ungkap Rosul, warga Sambigede.

Warga di seputaran jalan yang selalu menjelma kolam ini telah berkali-kali meminta perhatian khusus dari pemerintah daerah dalam menyelesaikan masalah tersebut. "Berulang-ulang, Mas. Tapi jawaban dinas terkait (Bina Marga Kabupaten Malang, red) jalan ini wilayahnya provinsi. Selalu begitu jawabnya," keluh warga yang tidak mau ditulis namanya. (*)

Pewarta : Dede Nana
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Akhmad Prayogi
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)
  • Nyaman, Kerudung Instan Berbahan Ceruti Banyak Diminati

    Hijab dengan model simple langsung pakai (instan) kian digemari kaum hawa di Malang.

  • Unik, Anggota Komunitas Ini Semuanya Bernama Agus

    Siapa yang tak pernah dengar nama Agus. Nama ini sangat familiar se antero Indonesia. Mulai tua, muda, dewasa, anak-anak dari kota besar sampai daerah pelosok desa terpencil pastinya banyak sekali mendapati orang bernama Agus, begitu juga di Kota Malang.

  • Dua Petinju Terbaik D'Kross BC Siap Pertahankan Gelar Dunia

    Dua petinju terbaik D'Kross Boxing Camp (BC), Hero Tito dan Rivo Rengkung, tak main-main menyongsong kejuaraan internasional WPBF dalam waktu dekat. Persiapan matang lewat latihan sudah dilakukan kedua petinju juara dunia itu.

  • Babinsa Koramil 0818/23 Jabung Bantu Bersihkan Puing Kebakaran

    Maraknya permasalahan yang disebabkan bencana, baik alam maupun kesalahan manusia (human error), di wilayah Kabupatrn Malang telah melahirkan kekuatan sosial di masyarakat. Begitu juga berbagai lembaga atau institusi pemerintah terjun secara langsung dal

  • BNN Kabupaten Malang Tes Urine Anggota Kodim 0818

    Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang mendatangi markas Kodim 0818 Wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, Senin (27/03). BNN datang dalam rangka sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di aula

  • Fillipe Bertoldo Pamit Tinggalkan Arema FC

    Arema FC harus kehilangan satu pemain asingnya, Fillipe Bertoldo, lantaran larangan Federasi Sepak Bola Asia (AFC). Selain Bertoldo, AFC melarang sembilan pemain lainnya asal Brazil yang memiliki paspor Timor Leste. Menurut AFC, paspor asal Timor Leste te

  • Warga Tidak Tahu Biaya Nikah di KUA, Rawan Terjadi Pungli

    Masih banyak warga yang tidak tahu berapa biaya nikah di KUA sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2015. Begitu juga, warga tidak banyak yang tahu berapa biaya nikah di luar KUA.

  • Apes, Mobil Diparkir dalam Garasi Tetap Hilang

    Nasib apes menimpa warga Pancoran, Jakarta Selatan, Retno Setyowati yang saat ini tinggal di Jalan Sawo, Klojen, Kota Malang. Perempuan 68 tahun tersebut harus kehilangan mobil kesayanganya ketika diparkir di dalam garasi rumahnya.

  • Dinas PU Tinggikan Pinggiran Drainase Rawan Orang Tercebur

    Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang akan mendata gorong-gorong atau drainase yang rawan membuat orang tercebur. Khususnya drainase yang tidak berpenutup.

  • Berkolaboratif Percantik Kepanjen, Dinas PU Bina Marga Terangi Berbagai Ruas Jalan

    Prioritas Pemerintahan Kabupaten Malang dalam mewujudkan Kepanjen sebagai green smart city terus digenjot oleh beberapa dinas terkait. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) misalnya berkolaborasi secara cantik dengan Dinas Pekerjaan

  • Tak Tangung-tangung Pemerintah Gelontor Rp 60 Triliun untuk Desa

    Tahun ini komitmen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk membangun desa diwujudkan dengan penambahan anggaran dana desa (DD) yang cukup besar.

  • Tampilan Baru, Sarinah Malang Kini Banyak Produk untuk Kawula Muda

    Sejak mengusung konsep anyar dan lakukan renovasi bangunan, Sarinah Basuki Rachmad Malang kian fokus pada segmen anak muda.

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top