Block Plan Lantai Tiga Pasar Blimbing Dinilai Kurang Jelas

Blockplan lantai 3 Pasar Blimbing saat dipaparkan di depan anggota DPRD Kota Malang, Kamis (1/12/2017) (Foto : Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Blockplan lantai 3 Pasar Blimbing saat dipaparkan di depan anggota DPRD Kota Malang, Kamis (1/12/2017) (Foto : Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - PT Karya Indah Sukses (KIS) menunjukan block plan bangunan Pasar Blimbing lantai 3 pada rapat mediasi antara pedagang, DPRD Kota Malang serta Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) di Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (1/12/2017).

Seperti yang tampak dalam desain, bangunan lantai 3 ini rencananya akan digunakan untuk menampung 166 pedagang setempat

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Bambang Sumarto yang memimpin pertemuan itu mengusulkan agar pada pertemuan itu ada poin-poin yang diputuskan bersama sehingga polemik antara pedagang Pasar Blimbing dan investor tidak berlarut-larut. 

"Kesepakatan terkait block plan lantai tiga ini harus segera diputuskan karena untuk lantai satu dan dua sudah disetujui bersama pada pertemuan sebelumnya," tandasnya.

Dalam penjelasannya, perwakilan PT KIS menjelaskan lantai tiga itu nantinya sebagian akan dimanfaatkan sebagai tempat parkir mobil dan motor pengunjung. Pasarnya berada di tengah-tengah antara tempat parkir mobil dan motor.

Kordinator pedagang Pasar Blimbing, Subardi mengaku belum bisa memberikan pendapat dan pandangannya seputar block plan lantai 3 seperti yang dipresentasikan investor. Karena pihaknya tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengkaji gambar yang dimaksud.

"Kami membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk berdiskusi  dengan semua pedagang yang hadir di ruangan sebelah," ujarnya singkat.

Sementara itu Ketua tim percepatan pembangunan Pasar Blimbing, Arif Wahyudi meminta pihak investor lebih jelas dan lebih detail dalam membuat gambar agar mudah dicermati dan dipahami khususnya oleh para pedagang. 

"Jangan kotak-kotak kecil gitu, langsung saja kotak besar dan diberi keterangan sehingga kami mudah mengerti. Kalau seperti ini kan bisa salah tafsir nantinya," pungkasnya.  

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top