Ketua TP PKK Kota Malang Terima Penghargaan Nasional Pakarti Utama I

 Ketua TP PKK Kota Malang, Umi Farida (kanan) menerima Penghargaan Nasional Pakarti Utama I Kategori Kota 2016. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Ketua TP PKK Kota Malang, Umi Farida (kanan) menerima Penghargaan Nasional Pakarti Utama I Kategori Kota 2016. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Hj. Dewi Farida Suryani menerima Penghargaan Nasional Pakarti Utama I Kategori Kota 2016 dalam lomba pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) tingkat nasional di Hotel Mercure Ancol pada hari Rabu (30/11/2016).

Selain meraih penghargaan Nasional Pakarti Utama, TP PKK Kota Malang juga menyabet juara I Lomba Pentas Kreativitas daerah dalam ajang Jambore Nasional Kader PKK 2016. 

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua TP PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo.

Menurut Erni Guntarti, tujuan diadakannya jambore ini untuk memupuk dan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan antar kader PKK dan para pembinanya. Ajang bertukar informasi, pengetahuan dan keterampilan, serta memberikan penghormatan bagi kader PKK yang selama ini telah berkiprah. 

Erni berharap jambore ini dapat memotivasi dan menggelorakan semangat para kader PKK dalam mencapai tujuan  dan program-program PKK.

Sementara Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan bahwa jambore ini harus diselenggarakan secara rutin. 

“Jambore ini sebagai bagian dari komunikasi dan sinergi antar penggerak PKK satu dengan yang lain agar terus berjalan,” ungkap Tjahjo Kumolo. 

TP PKK Kota Malang, Hj. Dewi Farida Suryani yang kerap disapa Umi Farida pasca menerima penghargaan mengungkapkan kesuksesan dari prestasi TP PKK Kota Malang ini merupakan suatu motivasi dan inspirasi untuk warga.

“Kesuksesan ini diraih berkat kerja keras dan cerdas dari para kader, dimana semua diraih oleh kader ini bagian dari memotivasi dan menginspirasi kabupaten/kota agar kegiatan ini semua berlangsung secara berkelanjutan”, ujar UmiFarida.

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : debyawan erlansyah
  • Tahun Ini Unikama Buka Program Pascasarjana Bahasa Inggris

    MALANGTIMES - Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) terus mengepakkan sayapnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing di dunia kerja.

  • Terus Belajar dan Kreatif, Kunci Desainer Muda Agar Tetap Eksis

    Pekembangan fashion semakin hari semakin tumbuh pesat. Hal tersebut bisa dilihat di Kota Malang. Banyak desainer baru yang tidak mau kalah saing terus menunjukkan karyanya. Baik itu desainer muda maupun tua, pria maupun wanita.

  • Lestarikan Budaya, Ratusan Seniman Menari Non Stop Selama Tujuh Jam di Alun-alun Merdeka Malang

    Untuk melestarikan seni budaya, ratusan penari menggelar aksi menari selama tujuh jam di Alun-alun Merdeka Kota Malang, Minggu (30/4/2017). Aksi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia yang jatuh setiap 29 April.

  • Mahasiswa Terlibat Curanmor, Kapolresta Segera Lakukan Safari Kampus

    Kapolresta Malang AKBP Hoiruddin Hasibuan akan segera melakukan kunjungan atau bersafari ke beberapa perguruan tinggi di Kota Malang. Safari tersebut dimaksudkan untuk melakukan diskusi dan pembicaraan penting terkait perilaku para mahasiswa yang beberapa

  • Teroris Visual, Epilog Satir tentang Pelacuran

    Melalui komik, Aji Prasetyo mengeluarkan opini pribadinya mengenai pelacuran yang merupakan profesi tertua di dunia ini.

  • Bersihkan Sampah Kok Hancurkan Tempat Sampahnya

    Pernyataan Aji Prasetyo, pria kelahiran Pasuruan yang merupakan komikus dan ilustrator ini, sering mengejutkan. Serupa dengan karya-karya komiknya, seperti kumpulan komik "Teroria Visual"yang diterbitkan Cendana Art Media Jakarta, 2015, yang mengundang pr

  • Mata-Mata Terbaik dalam Revolusi Kemerdekaan

    Siapa sangka para penjaja seks ternyata memiliki peran penting dalam denyut sejarah revolusi Indonesia. Bahkan, secara khusus, Bung Karno (Presiden Soekarno) menyatakan kekaguman dan rasa terima kasihnya atas jasa para kupu-kupu malam ini.

  • Dulu Disebut Wanita Publik dan Dijuluki Penjahat yang Dibutuhkan

    Sejarah mencatat, profesi penjajah seks pernah mengalami berbagai sebutan. Dari pelacur, cabo, balon, sampai pada penghalusan sebutan, yaitu wanita tunasusila (WTS) dan PSK (pekerja seks komersial).

  • Dance Sport Sudah Masuk Cabor, namun Masih Kekurangan Atlet Muda

    Perkembangan dance sport di Indonesia, bahkan di dunia, saat ini semakin bagus. Dance sport sudah diakui sebagai cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI. Jadi, di berbagai tempat sudah banyak lomba dance yang digelar.

  • Sekitar Tujuh Ribu Penari Catat Rekor MuRI Malang Menari

    Satu lagi rekor MuRI (Museum Rekor Indonesia) lahir dari Malang. Rekor terakhir itu dibukukan sekitar tujuh ribu peserta Menari Menari di kawasan Bundaran Tugu Balai Kota Malang, Minggu (30/4/2017).

  • Ari Lasso Hipnotis Ribuan Penonton Malang Jazz Festival 2017

    Ribuan penonton terhipnotis penampilan penyanyi papan atas Ari Lasso dalam Malang Festival Jazz 2017.

  • 11 Hari, Polres Malang Bekuk 16 Napi Kabur

    Perburuan tak kenal lelah terus dilakukan Polres Malang dalam mencokok kembali 17 tahanan yang kabur sejak Rabu 19 April lalu. Perburuan tidak hanya dilakukan di dalam wilayah Kabupaten Malang, tetapi sampai ke luar kota dan lintas provinsi, seperti Jawa

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top