Kado Pahit Sekda Kabupaten Malang di HUT Korpri ke-45

Sekda Kabupaten Malang, Abdul Malik (ujung kiri) mengingatkan dan menegur peserta upacara HUT Korpri ke -45 (30/11) yang merupakan HUT terakhir Sekda sebagai Ketua Korpri, Rabu (30/11/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)
Sekda Kabupaten Malang, Abdul Malik (ujung kiri) mengingatkan dan menegur peserta upacara HUT Korpri ke -45 (30/11) yang merupakan HUT terakhir Sekda sebagai Ketua Korpri, Rabu (30/11/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Insiden kecil yang membuat Bupati Malang, Dr. Rendra Kresna, kecewa dan marah dalam HUT Korps. Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-45, Rabu (30/11/2016) ternyata adalah tahun terakhir bagi Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Malik menjabat sebagai Ketua Korpri Kabupaten Malang.

Di tahun 2017, Abdul Malik yang masuk masa pensiun, baik sebagai Ketua Korpri maupun Sekda Kabupaten Malang, seperti mendapat kado pahit atas ketidakdisiplinan peserta upacara yang berasal dari Aparat Sipil Negara (ASN).

“Insiden tersebut memang di luar skenario kita, peserta mungkin merasa kelelahan dan kepanasan. Akhirnya menjadi tidak tertib, tetapi dalam acara resmi tersebut seharusnya tidak terjadi hal itu,”kata Wahyu Hidayat, Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang yang menjadi Komandan Upacara saat itu.

Insiden ketidakdisiplin ASN yang dipicu karena alasan kepanasan, memang membuat gusar Abdul Malik yang harus memberikan peringatan dan komando berkali-kali secara langsung.

“Tolong itu peserta ditertiban, kembali ke posisi semula. Upacara belum selesai, sekali lagi tertib!!,”seru Abdul Malik berkali-kali kepada peserta yang masih dalam posisi duduk dan berebut pindah ke tempat yang lebih teduh.

Imbauan Sekda Kabupaten Malang yang berkali-kali sampai meminta kepada seluruh Kepala Dinas dan pimpinan ASN sejumlah 2.100 orang tersebut ternyata tidak berhasil menertibkannya.

Protokoler akhirnya juga memperingati para peserta dan diikuti oleh seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Di kesempatan lain, salah satu peserta yang tidak mau ditulis namanya, di balkon tengah yang menjadi sorotan Sekda sampai Bupati, menyatakan bahwa mereka tidak bermaksud tidak disiplin.

“Memang panas sekali mas dan acara cukup lama. Sebelumnya kita juga mempersiapkan berbagai acara,”katanya, Rabu (30/11/2016) setelah acara selesai.

Bahkan peserta lainnya tidak mengetahui bahwa upacara HUT Korpri ke-45 merupakan HUT Korpri terakhir bagi ketua mereka, yaitu Abdul Malik.

“Wah, saya tidak tahu itu, mas. Kalau tahu kami mungkin akan memberikan yang terbaik bagi beliau. Kami benar-benar minta maaf,” ujarnya yang mendapat anggukan dari rombongannya. 

Abdul Malik saat acara menginjak lomba Devile, tidak banyak berkomentar dan berdiam diri walaupun di raut wajahnya memang terlihat kegusaran dan kemarahan atas insiden tersebut.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Aditya Fachril Bayu
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top