Wali Kota Malang, Akan Menertibkan Bangunan Yang Menyalahi Aturan IMB

 Wali Kota Malang, H. M. Anton akan menertibkan bangunan yang menyalahi aturan IMB. (foto imam syafii/MalangTIMES)
Wali Kota Malang, H. M. Anton akan menertibkan bangunan yang menyalahi aturan IMB. (foto imam syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Usai meninjau langsung ke lokasi jalan ambrol yang berada di Jalan Terusan Bondowoso, Kelurahan Gading Kasri, Klojen, Malang. Rabu, (30/11/2016). Wali Kota Malang, H. M. Anton tahun 2017 mendatang akan menindaklanjuti dan menata bangunan yang menyalahi aturan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
"Saya melihat bangunan dengan kondisi yanag ada di sekitar (kawasan Jalan Terusan Bondowoso), ada beberapa bangunan kuk berdiri diatas sungai. Ini perlu diklarifikasi dan ditindaklanjuti," kata pria kerab disapa Abah Anton tersebut. 
Dia menjelaskan, bangunan yang menyalahi aturan IMB, Pemkot Malang akan mengatur penataan kembali sesuai dengan fungsinya. Penataan ini, memang membutuhkan regulasi secara khusus.
"Karena selama ini kami hanya bisa menegur mereka-mereka yang mendirikan bangunan yang tidak pada tempatnya.  Karena belum ada peraturan secara hukum untuk menindak mereka," terang pria nomor satu di Pemerintahan Kota Malang tersebut.
Dia melihat bahwa, sungai-suangai yang awalnya sebagai sumur resapan. Kini beralih fungsi menjadi perumahan, kos-kosan, atau bangunan lainnya.
"Sekarang sungai-sungai sudah mengecil beralih fungsi. Ternyata, disini banyak bangunan rumah yang letaknya bediri diatas sungai. Nanti mau nggak mau mereka harus ditertibkan," paparnya.
Menurut dia, persoalan itu kalau tidak ada tindakan, maka sampai kapanpun akan menjadi persoalan yang terus menerus. Padahal selama ini Pemkot Malang sudah membuat wing-wing solution gorong-gorong yang ada.
"Penanggungan ini salah satunya hanya jacking yang ada.Kami berharap tahun depan bisa mengatasi persoalan itu. Terhitung gorong-gorong hanya 175 meter yang tembus ke Sungai Metro," akunya.

Pewarta : imam syafii
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : debyawan erlansyah
  • Tahun Ini Unikama Buka Program Pascasarjana Bahasa Inggris

    MALANGTIMES - Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) terus mengepakkan sayapnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing di dunia kerja.

  • Terus Belajar dan Kreatif, Kunci Desainer Muda Agar Tetap Eksis

    Pekembangan fashion semakin hari semakin tumbuh pesat. Hal tersebut bisa dilihat di Kota Malang. Banyak desainer baru yang tidak mau kalah saing terus menunjukkan karyanya. Baik itu desainer muda maupun tua, pria maupun wanita.

  • Lestarikan Budaya, Ratusan Seniman Menari Non Stop Selama Tujuh Jam di Alun-alun Merdeka Malang

    Untuk melestarikan seni budaya, ratusan penari menggelar aksi menari selama tujuh jam di Alun-alun Merdeka Kota Malang, Minggu (30/4/2017). Aksi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia yang jatuh setiap 29 April.

  • Mahasiswa Terlibat Curanmor, Kapolresta Segera Lakukan Safari Kampus

    Kapolresta Malang AKBP Hoiruddin Hasibuan akan segera melakukan kunjungan atau bersafari ke beberapa perguruan tinggi di Kota Malang. Safari tersebut dimaksudkan untuk melakukan diskusi dan pembicaraan penting terkait perilaku para mahasiswa yang beberapa

  • Teroris Visual, Epilog Satir tentang Pelacuran

    Melalui komik, Aji Prasetyo mengeluarkan opini pribadinya mengenai pelacuran yang merupakan profesi tertua di dunia ini.

  • Bersihkan Sampah Kok Hancurkan Tempat Sampahnya

    Pernyataan Aji Prasetyo, pria kelahiran Pasuruan yang merupakan komikus dan ilustrator ini, sering mengejutkan. Serupa dengan karya-karya komiknya, seperti kumpulan komik "Teroria Visual"yang diterbitkan Cendana Art Media Jakarta, 2015, yang mengundang pr

  • Mata-Mata Terbaik dalam Revolusi Kemerdekaan

    Siapa sangka para penjaja seks ternyata memiliki peran penting dalam denyut sejarah revolusi Indonesia. Bahkan, secara khusus, Bung Karno (Presiden Soekarno) menyatakan kekaguman dan rasa terima kasihnya atas jasa para kupu-kupu malam ini.

  • Dulu Disebut Wanita Publik dan Dijuluki Penjahat yang Dibutuhkan

    Sejarah mencatat, profesi penjajah seks pernah mengalami berbagai sebutan. Dari pelacur, cabo, balon, sampai pada penghalusan sebutan, yaitu wanita tunasusila (WTS) dan PSK (pekerja seks komersial).

  • Dance Sport Sudah Masuk Cabor, namun Masih Kekurangan Atlet Muda

    Perkembangan dance sport di Indonesia, bahkan di dunia, saat ini semakin bagus. Dance sport sudah diakui sebagai cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI. Jadi, di berbagai tempat sudah banyak lomba dance yang digelar.

  • Sekitar Tujuh Ribu Penari Catat Rekor MuRI Malang Menari

    Satu lagi rekor MuRI (Museum Rekor Indonesia) lahir dari Malang. Rekor terakhir itu dibukukan sekitar tujuh ribu peserta Menari Menari di kawasan Bundaran Tugu Balai Kota Malang, Minggu (30/4/2017).

  • Ari Lasso Hipnotis Ribuan Penonton Malang Jazz Festival 2017

    Ribuan penonton terhipnotis penampilan penyanyi papan atas Ari Lasso dalam Malang Festival Jazz 2017.

  • 11 Hari, Polres Malang Bekuk 16 Napi Kabur

    Perburuan tak kenal lelah terus dilakukan Polres Malang dalam mencokok kembali 17 tahanan yang kabur sejak Rabu 19 April lalu. Perburuan tidak hanya dilakukan di dalam wilayah Kabupaten Malang, tetapi sampai ke luar kota dan lintas provinsi, seperti Jawa

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top