Bupati Malang Contohkan ASN Cipta Karya, Pengairan dan Pertanian dalam HUT KORPRI ke 45

Bupati Malang, Dr. H Rendra Kresna menatap seluruh ASN, peserta HUT Korpri di Lapangan Kanjuruhan Kepanjen Malang, Rabu (30/11/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)
Bupati Malang, Dr. H Rendra Kresna menatap seluruh ASN, peserta HUT Korpri di Lapangan Kanjuruhan Kepanjen Malang, Rabu (30/11/2016) (Foto : Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kekecewaan bercampur kemarahan Bupati Malang, Rendra Kresna terhadap perilaku tidak disiplin Aparat Sipil Negara (ASN) Kabupaten Malang dalam upacara HUT Korpri ke-45 di Stadiun Kanjuruhan Kepanjen, Rabu (30/11/2016) membuat acara tersebut menjadi topik pemberitaan media.

Rendra Kresna merasa dipermalukan di hadapan para tamu undangan oleh perilaku para peserta upacara. "Saya merasa malu dengan para tamu undangan karena ketidakdisiplinan Anda semua,"katanya.

Bung Rendra, sapaan akrabnya, mengatakanhanya karena panas matahari saja, ASN sudah kalah dan tidak tertib. Padahal acara masih belum selesai.

"Kalian hanya kepanasan oleh cahaya matahari pukul 09.00 WIB, apa kalian tahu bahwa rekan-rekan ASN lainnya lebih berat tugasnya sehari-hari di lapangan,"ujarnya sambil mencontohkan ASN di Dinas Pengairan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang dan Dinas Pertanian dan Perkebunan.

"Mereka juga ASN yang setiap hari berpanas-panasan, kehujanan, bertugas di lokasi-lokasi sulit. Ini baru kena matahari beberapa jam saja sudah pada kalang kabut,"kata Bupati dengan intonasi rendah agar rasa kecewa dan marahnya tidak terucap lantang.

"Para petugas kebersihan yang setiap hari di jalanan, di tempat penampungan sampah, mereka juga sama statusnya dengan kalian,"ujarnya yang juga menyampaikan ASN pertanian dan pengairan.

"Mereka di depan menghadapi segala resiko dalam bertugas, mereka mampu menjadi contoh bagi kalian yang hanya kena matahari sudah menghilangkan kedisiplinan sebagai pelayan publik,"tegas Rendra Kresna.

Menurut informasi, dengan kejadian tersebut, Bupati mengumpulkan seluruh Kepala Dinas untuk membahas dan menindaklanjuti perilaku ASN yang telah membuat kecewa dan malu Pemerintahan Kabupaten Malang.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
  • Nyaman, Kerudung Instan Berbahan Ceruti Banyak Diminati

    Hijab dengan model simple langsung pakai (instan) kian digemari kaum hawa di Malang.

  • Unik, Anggota Komunitas Ini Semuanya Bernama Agus

    Siapa yang tak pernah dengar nama Agus. Nama ini sangat familiar se antero Indonesia. Mulai tua, muda, dewasa, anak-anak dari kota besar sampai daerah pelosok desa terpencil pastinya banyak sekali mendapati orang bernama Agus, begitu juga di Kota Malang.

  • Dua Petinju Terbaik D'Kross BC Siap Pertahankan Gelar Dunia

    Dua petinju terbaik D'Kross Boxing Camp (BC), Hero Tito dan Rivo Rengkung, tak main-main menyongsong kejuaraan internasional WPBF dalam waktu dekat. Persiapan matang lewat latihan sudah dilakukan kedua petinju juara dunia itu.

  • Babinsa Koramil 0818/23 Jabung Bantu Bersihkan Puing Kebakaran

    Maraknya permasalahan yang disebabkan bencana, baik alam maupun kesalahan manusia (human error), di wilayah Kabupatrn Malang telah melahirkan kekuatan sosial di masyarakat. Begitu juga berbagai lembaga atau institusi pemerintah terjun secara langsung dal

  • BNN Kabupaten Malang Tes Urine Anggota Kodim 0818

    Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang mendatangi markas Kodim 0818 Wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, Senin (27/03). BNN datang dalam rangka sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di aula

  • Fillipe Bertoldo Pamit Tinggalkan Arema FC

    Arema FC harus kehilangan satu pemain asingnya, Fillipe Bertoldo, lantaran larangan Federasi Sepak Bola Asia (AFC). Selain Bertoldo, AFC melarang sembilan pemain lainnya asal Brazil yang memiliki paspor Timor Leste. Menurut AFC, paspor asal Timor Leste te

  • Warga Tidak Tahu Biaya Nikah di KUA, Rawan Terjadi Pungli

    Masih banyak warga yang tidak tahu berapa biaya nikah di KUA sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2015. Begitu juga, warga tidak banyak yang tahu berapa biaya nikah di luar KUA.

  • Apes, Mobil Diparkir dalam Garasi Tetap Hilang

    Nasib apes menimpa warga Pancoran, Jakarta Selatan, Retno Setyowati yang saat ini tinggal di Jalan Sawo, Klojen, Kota Malang. Perempuan 68 tahun tersebut harus kehilangan mobil kesayanganya ketika diparkir di dalam garasi rumahnya.

  • Dinas PU Tinggikan Pinggiran Drainase Rawan Orang Tercebur

    Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang akan mendata gorong-gorong atau drainase yang rawan membuat orang tercebur. Khususnya drainase yang tidak berpenutup.

  • Berkolaboratif Percantik Kepanjen, Dinas PU Bina Marga Terangi Berbagai Ruas Jalan

    Prioritas Pemerintahan Kabupaten Malang dalam mewujudkan Kepanjen sebagai green smart city terus digenjot oleh beberapa dinas terkait. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) misalnya berkolaborasi secara cantik dengan Dinas Pekerjaan

  • Tak Tangung-tangung Pemerintah Gelontor Rp 60 Triliun untuk Desa

    Tahun ini komitmen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk membangun desa diwujudkan dengan penambahan anggaran dana desa (DD) yang cukup besar.

  • Tampilan Baru, Sarinah Malang Kini Banyak Produk untuk Kawula Muda

    Sejak mengusung konsep anyar dan lakukan renovasi bangunan, Sarinah Basuki Rachmad Malang kian fokus pada segmen anak muda.

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top