Jelang Akhir Tahun Satpol PP Tindak 65 Menara Telekomunikasi

 Kasi Pembinaan, Pengawasan dan penyuluhan Bidang Penegakan Satpol PP Kota Malang Hani Karsanto (Foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kasi Pembinaan, Pengawasan dan penyuluhan Bidang Penegakan Satpol PP Kota Malang Hani Karsanto (Foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menjelang akhir tahuin ini sebanyak 65 tower atau menara telekomunikasi di berbagai titik di Kota Malang yang melanggar atau menyalahi aturan yang telah ditindak oleh Satpol PP Kota Malang.

Kasi Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan Bidang Penegakan Satpol PP Kota Malang Hani Karsanto mengatakan, untuk tahun ini sebanyak 65 menara yang ditindak. 25 masih dalam proses tahapan teguran, 37 sudah disidang dan sudah ada inkrah kekuatan hukum tetap, yang 2 diberi pembinaan bisa menunjukan izin, dan 1 yang ada di daerah Gribig dibongkar sendiri.

"Pelanggaran yang paling banyak tetap masih masalah perizinan, belum berizin sudah membangun, rata-rata mereka ketika mereka mendapat rekomendasi itu dianggap sudah izin," tandasnya.

Hani melanjutkan, rekomendasi itu seharusnya merupakan langkah awal untuk bisa mengurus Kegunaan Ketetapan Rencana(KRK) dari PU, setelah dari PU mengeluarkan KRK dari PU maka itu digunakan untuk mengurus ke Badan Pelayanan Perijinan Terpadu(BP2T).

"Jika tidak bisa memberikan izin pembangunan sampai peringatan ketiga, maka kita akan laporkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk melakukam proses yustisi, setelah laporan kita masuk, maka keluarlah surat panggilan untuk para pelanggar," jelasnya.

Namun ketika ditanya terkait kasus-kasus atau kejadian yang terjadi di area menara, Hani menjelaskan "Kalau bicara masalah standarisasi tentang pembangunan menara merupakan kewenangan Kominfo," tutupnya.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top