Ternyata di Dalam Jalan Amblas Ada Drainase Peninggalan Belanda

Jalan ambrol di kawasan Jalan Terusan Bondowoso, Kelurahan Gading Kasri, Klojen, Malang ternyata ada dua rainase yang salah satunya peninggalan pada masa Belanda. (foto istimewa)
Jalan ambrol di kawasan Jalan Terusan Bondowoso, Kelurahan Gading Kasri, Klojen, Malang ternyata ada dua rainase yang salah satunya peninggalan pada masa Belanda. (foto istimewa)

MALANGTIMES - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Malang menemukan fakta menarik di balik kasus jalan amblas di Jalan Terusan Bondowoso, Kelurahan Gading Kasri, Klojen, Malang. Setelah ditelusuri lebih dalam ternyata ada drainase tua peninggalan Belanda.

"Kami bersama tim melakukan cross check ke lapangan, ternyata di bawah drainase ada drainase tua," ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Malang, Djarot. E. Sulistyono saat ditemui MalangTIMES usai melakukan rapat koordinasi tindak lanjut jalan ambrol di Ruang Tumapel Kantor Balai Kota Malang, Selasa (29/11/2016).

Drainase tua tersebut, menurut pria yang akrab disapa Jarot ini, dari peninggalan Belanda. Dia membenarkan hal itu, lantaran mendapat pemahaman dari pengalaman dan cerita para senior sebelumnya.

"Jadi, di bawah drainase ada drainase lagi. Nah, drainase satunya itu menurut sejarah dari peninggalan Belanda. Drainase tua itu yang mempengaruhi  jalan ambrol," ungkapnya.  

Mengapa dia bisa mengetahui bahwa drainase tua itu dari peninggalan Belanda?. Sebelumnya, ia sudah melakukan membicarakan dari pengalaman para seniornya.

Dia menjelaskan, saluran air dari drainase tua itu, kemungkinan air yang mengalir melewati Pondok Pesantren Gading sampai Pulosari. 

"Kedalaman drainase lama itu sekitar 3 meter dari bawah tanah. Tanah di situ bersifat tanah lepas," akunya.

Menurutnya, beberapa hari ini curah hujan tinggi, drainase tergenang air dan air mengalir sangat deras sehingga mengakibatkan kejadian jalan ambrol (amblas). Dia menerangkan, drainase air itu masih berfungsi secara normal dan tidak ada air yang tergenang.

"Hanya saja saat kejadian kemarin curah hujannya sangat tinggi sekali. Kalau drainase itu tidak berfungsi, maka akan terjadi banjir," tuturnya.

Pewarta : Imam Syafii
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Anang Sugara
  • Setengah dari Traffic Light di Kabupaten Malang Rusak, Dishub Kesulitan Anggaran

    Traffic light sebagai rambu lalu lintas menjadi sangat penting dengan semakin meningkatnya mobilitas kendaraan setiap harinya. Terutama di beberapa ruas jalan yang terkenal dengan kemacetannya di wilayah Kabupaten Malang. Ironisnya, antara pentingnya util

  • Alokasikan Rp 1 Miliar, Dinsos Kabupaten Malang Kuatkan Program Bantuan Penderita Cacat

    Data 2015 yang tercatat di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang, penderita atau penyandang cacat (paca) sebanyak 11.997 orang. Para paca ini tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Malang dengan berbagai kasus yang dideritanya. Semisal tunarungu, tunanet

  • Komunitas Patrol Se-Malang Raya Rayakan HUT Kemerdekaan

    Komunitas patrol pun tak ketinggalan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-72 Republik Indonesia. Kereta Musik Putra Naga sebuah komunitas patrol pertama di Kota Malang menggelar tasyakuran dan gebyar seni di Lapangan Gudang Jalan Putra Yudha Sukun Malang,

  • Toyota Masih Sangat Percaya Diri Hadapi Pesaing di Kelas MPV

    Di antara berbagai segmen yang ada, Mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) adalah produk paling laku di Indonesia. Beberapa pabrikan, mengisi segmen ini dengan berbagai keunggulan. Namun tetap, produk terlaris masih dikuasai Toyota Avanza.

  • Musim Karnaval, Agar Tak Terkena Macet Simak Jadwal Berikut

    Pada 19 Agustus jadwal karnaval di Kalirejo - Kalipare, Plaosan - Wonosari, Kec. Kalipare, Rejosari - Bantur, Sitiarjo - Sumawe, Kanigoro - Pagelaran Peniwen - Kromengan, Bedali/Sukorejo - Gondanglegi, Sengguruh - Kepanjen.

  • Desain Simpel, Produk Lokal Ini Jadi Favorit Cewek Malang

    Ngomongin soal produk fesyen biasanya anak muda cenderung gengsi pakai produk dalam negeri. Eits, enggak semua kawula muda menyukai produk luar negeri kok. Buktinya cewek-cewek di Malang ini.

  • Mahasiswi Baru Jurusan Seni, Nih Gaya Nyentrik ke Kampus ala Desainer Malang

    Halo mahasiswa! Masih soal gaya busana untuk kamu yang baru memasuki dunia kampus nih. Kalau sebelumnya kita bahas gaya kasual buat mahasiswi jurusan bahasa dan sastra, nih giliran kamu anak seni.

  • DPRD Kota Malang Sahkan Dulu Perda Kenaikan Gaji, Lainnya Menunggu

    Proses legislasi di DPRD Kota Malang baru berjalan kembali akhir minggu ini. Setelah selama dua minggu terbengkalai akibat proses penyidikan tim antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),

  • Gethuk Sebut Semua Pemain Arema Terbaik

    Pemain Arema FC bermain cukup baik pada laga melawan Persiba Balikpapan, Jum'at (18/8/2017) sore kemarin. Namun pelatih Joko 'Gethuk' Susilo tidak mau menentukan siapa pemain terbaik di dalam skuadnya. Ia berdalih seluruh pemain mampu menunjukkan yang ter

  • Yakin Tidak Bersalah, PKB Tetap Usung Abah Anton pada Pilwali 2018

    Peta politik jelang Pilkada Kota Malang memang belum jelas terlihat akan dimenangkan oleh siapa. Hanya saja, beberapa indikasi kecenderungan partai dengan siapa mereka akan melakukan koalisi perlahan mulai muncul ke permukaan.

  • Giliran Aurel Anang Hermansyah Buka Usaha Kuliner di Malang

    Kota Malang rupanya menjadi magnet tersendiri bagi artis ibu kota untuk membuka bisnis kuliner. Setelah Teuku Wisnu dengan Malang Studel dan Farah Quinn dengan Queen Apple, kini giliran Aurel Hermansyah, putri sulung penyanyi Anang Hermansyah, yang mencob

  • Pasca Digerebek KPK, akankah Peta Politik Pilwali Malang 2018 Kembali ke Titik Nol??

    Penggerebekan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pemkot Malang pada Rabu (9/8/2017) lalu bak petir menyambar yang membuat semua orang di Kota Pendidikan ini terperanjat.

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top