Inilah Berbagai Kasus Penistaan Islam yang Hebohkan Masyarakat

Cuplikan Film Innocence of Muslims di Youtube yang melecehkan Nabi Muhammad SAW. (Foto Youtube)
Cuplikan Film Innocence of Muslims di Youtube yang melecehkan Nabi Muhammad SAW. (Foto Youtube)

MALANGTIMES - Kasus penistaan Islam di Indonesiamemiliki sejarah yang cukup panjang. Sebelum Ahok, beberapa nama populer pernah juga tersandung masalah ini.

Malangtimes mencoba merangkum kasus penistaan agama ini, baik di Indonesia maupun dunia.

1. Ahok
Ahok dijadikan tersangka terkait pernyataannya soal Surat Al Maidah 51. Pernyataan yang kemudian viral dan menimbulkan demonstrasi besar-besaran

2. Lia Aminudin atau Lia Eden  
Lia Eden dua kali dijebloskan penjara (2006 dan 2009) gara-gara mengaku sebagai Imam Mahdi dan mendapat wahyu dari Malaikat Jibril. Lia juga mengaku pernah bertemu Bunda Maria.

3. Arswendo Atmowiloto 
Penulis dan wartawan ini pernah dijebloskan penjara selama empat tahun enam bulan karena survei Tabloid Monitor pada tahun 1990.

Dalam survei tokoh pilihan pembaca tersebut, Presiden Soeharto kala itu berada di tempat pertama. Sementara Nabi Muhammad di urutan 11.

4. Permadi 
Paranormal Permadi menghujat Nabi Muhammad dalam panel Forum Lembaga Kepresidenan di Universitas Gadjah Mada (UGM), 28 April 1994. Permadi menyebut Nabi Muhammad sebagai seorang diktator. Akhirnya Permadi diproses secara hukum dengan tuduhan menghina agama Islam.

5. H.B. Jassin
Sastrawan H.B. Jassin banyak dikritik setelah menerbitkan cerita pendek Langit Makin Mendung karena penggambaran Allah, Nabi Muhammad, dan Malaikat Jibril. Gara-gara kasus ini, kantor majalah Sastra di Jakarta diserang massa. Jassin dijatuhi hukuman percobaan selama satu tahun.

Kasus penistaan  terhadap Islam juga dilakukan di negeri-negeri Barat.

1. Ayaan Hirsi Ali
Politisi Belanda kelahiran Somalia ini mengecam Islam sebagai agama terbelakang dan merendahkan wanita. Dia juga menuduh Rasulullah Muhammad sebagai orang yang sesat dan pervers (mempunyai kelainan seksual) karena menikahi Aisyah ra yang masih kanak-kanak. 

2. Theo Van Gogh membuat film yang berjudul “Submission”. Dalam film itu dia menuduh Alquran mendorong kekacauan dan pemerkosaan terhadap seluruh anggota keluarga.

3. Pastor Terry Jones asal Florida mengajak seluruh warga AS membakar Alquran dalam peringatan Tragedi 9/11. Dia pun membakar Alquran dan gambar yang diklaim sebagai gambar Nabi Muhammad SAW di sebuah lubang api portabel.

3. Koran Jyllands-Posten Denmark menerbitkan kartun-kartun Nabi Muhammad saw. Dalam kartun tersebut, digambarkan Rasulullah SAW membawa pedang dan menenteng bom. Januari 2006 kartun-kartun itu dimuat di media massa Norwegia dan di berbagai koran harian Prancis seperti France Soir. Kartun juga terbit di media massa  Denmark,  Swedia, Belanda, dan Spanyol.

4. Majalah Prancis Charlie Hebdo menerbitkan gambar seorang Yahudi mendorong Nabi Muhammad SAW di atas kursi roda. Di halaman ceritanya, Charlie Hebdo menggambarkan Nabi Muhammad sedang telanjang. Bahkan ada dialog Nabi Muhammad yang mengatakan dirinya sendiri seorang Yahudi.

5. Politikus Belanda Geert Wilders, yang merupakan pemimpin Partij voor de Vrijheid (PVV) di parlemen Belanda, membuat dan menayangkan film Fitna pada 27 Maret 2008. Tayangan tersebut menggambarkan pandangannya yang anti-Islam dan anti-Alquran.

6.  Film “Innocence of Muslims” di YouTube juga telah menimbulkan aksi demonstrasi kemarahan umat Islam di berbagai penjuru dunia. Film ini menggambar Nabi Muhammad sebagai  sosok pedofil, pembunuh, dan homoseksual.

7. Salman Rushdie mengarang novel berjudul The Satanic Verses (Ayat-Ayat Setan). Dalam novel ini, dia menggambarkan Muhammad sebagaimana mitos yang berkembang di Barat.

Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Pewarta : Nana
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top