Duta Besar Australia Lirik Potensi Pantai dan Pertanian Malang

Wartawan MalangTIMES, Ira Pudjosakti saat wawancara dengan Duta Besar Australia, Paul Grigson di 8OZ Coffee Malang, Selasa (22/11/2016) (Foto : Heryanto/MalangTIMES)
Wartawan MalangTIMES, Ira Pudjosakti saat wawancara dengan Duta Besar Australia, Paul Grigson di 8OZ Coffee Malang, Selasa (22/11/2016) (Foto : Heryanto/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bukan hanya Rusia yang mengincar potensi Malang. Kini Australia juga ikut mengincar potensi yang ada di Malang, terutama pariwisata, agrikultur, serta usaha kecil dan menengah.

Ketertarikan Negeri Kanguru terhadap potensi Malang itulah yang membuat Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson datang langsung ke Malang. "Ini merupakan kunjungan saya pertama ke Malang. Saya sangat tertarik dengan potensi besar yang ada di Malang," ujar Paul.

Untuk pariwisata misalnya, dia sudah mengetahui bahwa Kabupaten Malang mempunyai potensi yang sangat besar. Dia mendapatkan data dari internet bahwa pantai-pantai yang ada di Kabupaten Malang sangat bagus. 

"Jika ingin pariwisata maju dan berkembang dengan sangat baik, maka yang harus diperhatikan perbaikan infrastruktur dan fasilitas umum," sambung Paul kepada wartawan MalangTIMES.

Selain itu, Malang juga harus mempunyai banyak even untuk  mengangkat branding dan mampu menarik wisatawan asing, termasuk juga wisatawan dari Australia. Even yang berbau budaya tradisional, jelasnya, tentu akan membuat keunggulan tersendiri bagi daerah tersebut.

Tak hanya sektor wisata, Paul menjelaskan, Kabupaten Malang juga mempunyai potensi yang sangat tinggi di bidang pertanian. Hanya saja, selama ini pertanian di Malang masih dikelola secara tradisional. 

Ke depannya, sambungnya, pengelolaan pertanian harus dilakukan dengan menggunakan teknologi. Termasuk juga dalam pengemasan produk hasil pertaniannya, harus menggunakan teknologi.

Untuk pengelolaan pertanian, Australia siap bekerjasama dengan pemerintah daerah yang ada di Malang.

"Saya juga tertarik dengan usaha mikro. Di Malang banyak usaha mikro yang kelasnya sudah menginternasional. Pemasaran usaha mikro ini pun juga tidak sulit. Sekarang melalui internet dan ponsel, semua barang bisa dipasarkan," lanjutnya.

Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Angga .
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top