Ini Dia Tipe Dosen yang Kebanyakan Tidak Disukai Mahasiswa

Illustrasi via lbsmpendawacenter.blogspot.com
Illustrasi via lbsmpendawacenter.blogspot.com

MALANGTIMES - Sebagai mahasiswa kamu pasti mengerti dan merasakan tipe-tipe dosen yang selama ini sudah pernah mengajarmu.

Kamu juga pasti sudah hafal mana dosen yang membuatmu nyaman dan tidak.

Namun dilansir dari duniadosen.com, beberapa tipe dosen ini pasti merupakan salah satu tipe dosen yang tidak disukai kamu para mahasiswa. Mari kita lihat apa saja tipe dosen tersebut.

Pertama yaitu dosen yang disiplin. Kamu mahasiswa pasti pernah menemui tipe dosen seperti ini.

Dosen tipe disiplin tidak mau mahasiswanya sedikit pun melanggar aturan yang sudah disepakati bersama antara dosen dan mahasiswa.

Contohnya jika kamu datang telat padahal toleransi keterlambatan adalah 10 menit, dan kamu sudah terlambat lebih dari waktu yang ditentukan, silahkan tutup pintunya saja dan menunggu jam pelajaran selesai karena dosen tidak akan membiarkanmu masuk ke kelas.

Dan kamu akan dianggap tidak masuk. Pasti kalian semua pernah menemui dosen seperti ini kan?

Dosen kedua yaitu dosen yang selalu mengulang materi perkuliahan. Sejatinya dosen seperti tipe ini adalah dosen yang mencintai materi perkuliahannya.

Dia biasanya akan selalu menyelipkan materi-materi yang sudah pernah diberikan, atau menceritakan pengalamannya yang sudah diceritakan berkali-kali sebelumnya.

Namun tipe dosen ini biasanya tidak disukai mahasiswa karena mereka bosan dengan ceritanya dan tidak ada materi yang fresh dari dosen.

Yang ketiga yaitu tipe dosen senior. Tipe dosen ini sama seperti dosen yang sudah bergelar profesor.

Dosen senior justru sudah sangat berpengalaman dan berwawasan luas karena pengalaman mengajarnya yang lebih lama dibanding dosen lainnya.

Terkadang karena sudah berpengalaman tersebut dosen akan hafal dengan tipe mahasiswa beserta sifat buruknya.

Juga, seperti hal nya dosen yang bergelar profesor, mereka sangat detail dalam membimbing dan terkadang bahasanya sulit dicerna mahasiswa karena penuh dengan kosa kata tingkat tinggi.

Keempat yaitu tipe dosen kebalikannya, yaitu dosen muda. Memang dosen muda adalah dosen yang masih fresh dan bersemangat dalam mengajar karena mereka termasuk dosen baru.

Tapi beberapa mahasiswa pasti pernah tidak menyukai dosen muda karena tentu saja karena mereka masih baru, mereka masih bersemangat menjalani profesi mereka sebagai dosen.

Saking semangatnya mereka akan menjalani aturan sesuai yang berlaku, disiplin, dan rinci dalam membimbing mahasiswanya, yang pasti mereka adalah tipe dosen perfeksionis. Hayoo siapa yang setuju?

Yang kelima yaitu tipe dosen “killer”. Dari sebutannya saja sudah merinding mendengarnya. Mahasiswa sangat menghindari masalah dengan dosen ini, karena akan sangat rumit dan runyam masalahnya nanti.

Dosen yang bertipe ini akan sulit diajak kompromi. Dan lagi, semua tipe dosen yang tidak disukai mahasiswa adalah karakteristik dari dosen killer.

Tipe dosen terakhir yaitu dosen yang invisible. Yaps, invisible berarti tidak terlihat. Maksudnya adalah dosen seperti ini akan suliiiitttt sekali ditemui karena mereka super sibuk. Biasanya hanya akan terlihat saat sedang mengajar.

Jika mahasiswa tidak ada janji untuk bertemu, sekalipun dosen tersebut ada, tapi mereka akan mengabaikanmu karena segudang rapat dan kesibukan lainnya.

Terkadang sekadar bertemu untuk berkonsultasi saja harus mengadakan janji dulu. Hal tersebut menyusahkan mahasiswa dan membuat mahasiswa tidak menyukai dosen yang seperti ini.

Nah, itulah beberapa tipe dosen yang tidak disukai mahasiwa. Namun sebenarnya seringkali mahasiswa lah yang belum bisa menesuaikan diri dengan sifat dosen sehingga membuat mereka tidak menyukai dosen dengan tipe tersebut.

Sekiller apapun dosen, mereka melakukan semuanya untuk menjadikan para mahasiswa menjadi orang yang berkualitas kelak dan tidak mudah putus asa.

Pewarta : Ajeng Mutiara Tomy
Editor :
Publisher : Abdul Hanan
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top