Mahasiswa Unmer Tuntut Pengusutan Korupsi Oknum Dosen

 Mahasiswa Unmer Malang melakukan aksi demo untuk mengusut tuntas dan menindak tegas oknum dosen Unmer yang melakukan tindakan korupsi. (Foto: Imam Syafii)
Mahasiswa Unmer Malang melakukan aksi demo untuk mengusut tuntas dan menindak tegas oknum dosen Unmer yang melakukan tindakan korupsi. (Foto: Imam Syafii)

MALANGTIMES - Puluhan Mahasiswa Universitas Merdeka (Unmer) Malang, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Yayasan Unmer Jumat (11/11/2016) siang.

Aksi mereka untuk mengusut tuntas dan tindak tegas kasus korupsi yang melibatkan dosen Unmer Malang. Mereka menilai adanya kasus tersebut, nama baik almamater kampus tercoreng, lantaran ada oknum dosen Unmer yang melakukan tindakan korupsi.

Terlihat mereka melakukan demo sembari membawa banner yang bertuliskan 'Mahasiswa Demo Transparan Pengusutan Dosen Anti Korupsi', 'Unmer Anti Korupsi', 'Usut Tuntas Oknum Dosen Terlibat Kasus Korupsi'.

Puluhan mahasiswa nampak berbaris di depan Kantor Yayasan Unmer sembari berorasi dan berteriak masuk ruangan. Beberapa jam kemudian, akhirnya mereka masuk bertemu Ketua Yayasan Unmer, Kol. Purn. H. Toegino Soekarno, SE. dan Rektor Unmer Malang, Prof Dr Anwar Sanusi, SE., M.Si.

Salah satu mahasiswa Unmer yang melakukan aksi demo, Roni Efendi menjelaskan aksi demo dilakukan karena ada pemberitaan di media sosial tentang oknum dosen Unmer Malang melakukan tindakan korupsi.

"Berita tersebut, sangat merugikan dan memalukan almamater nama baik kampus Unmer. Karena itu kami melakukan aksi demo agar pihak yayasan mengusut tuntas oknum dosen Unmer yang melakukan tindakan korupsi," katanya.

Dia menerangkan, sampai saat ini Yayasan Unmer Malang yang memiliki otoritas dan kewenangan belum mengambil sikap yang tegas. 

"Kami menduga kasus ini ada pembiaran dari pihak Yayasan Unmer terhadap dosen yang melakukan tindakan korupsi yaitu dosen Pemateri Studi Kelayakan Bisnis Unmer, Suratman," terangnya.

Dia menjelaskan, oknum dosen pemateri ini melakukan tindakan korupsi saat melakukan program kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek), di lingkungan DPRD Kabupaten Pasuruan tahun 2013 lalu.

"Suratman menandatangani kontrak dengan pihak PPTK dalam kegiatan Bimtek dengan mengatasnamakan Lembaga Penelitan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unmer Malang," paparnya.

Dari aksi demo tersebut, Mahasiswa Unmer Malang menuntut agar Yayasan Unmer Malang segera mengusut tuntas dan mengambil tindakan tegas kepada oknum dosen atau siapapun yang terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

Kemudian, proses hukum harus dilakukan secara jujur, transparansi sehingga semua akan mendapat kejelasan. Karena tindakan ini, sudah mencoreng almamater kampus, apalagi yang bersangkutan melakukan perbuatannya mengatasnamakan lembaga.

"Lalu, Yayasan Unmer mengambil langkah-langkah konkrit, agar dihapus pemberitaan yang ada di media tersebut. Terpenting, Yayasan Unmer Malang juga tidak boleh melakukan pembiaran terhadap kasus ini," tegasnya.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top