Bripka Seladi Berbagi Ilmu Pengelolaan Sampah di SMKN 6

Siswa SMKN 6 menunjukkan proses pemilahan sampah (Foto: Ahmad Fauzan/ MalangTIMES)
Siswa SMKN 6 menunjukkan proses pemilahan sampah (Foto: Ahmad Fauzan/ MalangTIMES)

MALANGTIMES -  Pentingnya pengolahan sampah bagi siswa sekolah untuk mengedukasi pola pikir siswa, membuat SMKN 6 Kota Malang giat melakukan sosialisasi.

Seperti melalui penyuluhan yang digelar Rabu (19/10/2016). Penyuluhan ini menghadirkan langsung Brigadir Kepala Seladi atau biasa dipanggil Bripka Sel yang beberapa waktu lalu sempat menjadi viral di media massa. Bripka Sel tanpa ragu membagikan ilmunya dalam mengelola sampah. Antusiasme dari siswa pun sangat terasa ketika Bripka Seladi mejelaskan jenis-jenis sampah dan pentingnya untuk pemilahan. 

"Pemilahan ini sangat penting karena akan berpengaruh pada nilai ekonomis yang dihasilkan," ucap Bripka Seladi. 

Sementara itu, pembina Tim Lingkungan SMKN 6, Soleman, S.Pd. mengatakan penyuluhan ini ditujukan untuk mewujudkan kegiatan edukasi siswa sebagai wujud nyata kepedulian sekolah sekaligus pemberdayaan dalam pengolahan barang bekas bernilai ekonomis sekaligus penyuluhan jenis sampah untuk membekali Tim Lingkungan SMK Negeri 6 Malang. 

Alasan pemilihan Bripka Suladi sebagai narasumber yaitu karena selain sebagai anggota Kasat Lantas Polres Kota Malang juga sebagai aktivis lingkungan yang konsen dalam pengolahan sampah.
"Sehingga siswa kami dapat termotivasi menjadi penggerak dalam menjaga dan mengelola sampah di lingkungannya," ungkap Soleman.

SMK Negeri 6 Malang memiliki siswa dengan berbagai latar belakang sosial dan ekonomi. Tidak jarang ada siswa yang kesusahan dalam proses kegiatan di sekolah terutama dalam hal keuangan. Berdasarkan kondisi tersebut kemudian pihak sekolah berinisiatif untuk memberikan peluang usahan sekaligus edukasi berbasis lingkungan. Pada awalnya hanya bekerjasama dengan Bank Sampah Kota Malang untuk memberikan tambahan uang jajan pada siswa dengan membawa sampah kering dari rumah ke sekolah, untuk kemudian dikirim ke Bank Sampah Malang. 

Anggota Tim Lingkungan SMKN 6 berfoto bersama Bripka Seladi usai penyuluhan tentang sampah (Foto: Ahmad Fauzan/ MalangTIMES)

Berawal dari keberhasilan proses percobaan tersebut kemudian pihak sekolah berinisiatif membentuk tim yang menangani kegiatan tersebut dengan diketuai oleh Soleman, S.Pd yang sekaligus merangkap sebagai Pembina.

“Siswa perlu mendapat edukasi pengolahan sampah yang baik sehingga bukan sekadar mengolah sampah namun juga memiliki nilai tambah,sehingga diputuskan untuk memperkenalkan sekaligus meresmikan Bank Sampah sekolah pada tanggal 30 September 2016 yang menghadirkan peristis awal Bank Sampah yatitu dr. Gamal Albisaid," terang Soleman.

Dalam perjalananya kegiatan tersebut dijadikan sebagai kegiatan ekstra bagi siswa di SMK Negeri 6 Malang dengan sistem tabungan, sehingga sewaktu dibutuhkan atau ada kegiatan mendesak bagi siswa bisa diambilkan dana dari tabungan sampah yang telah disetorkan oleh siswa. 

Rifqi salah seorang siswa kelas X Kelistrikan yang juga anggota Bank Sampah sekolah menjelaskan bahwa “kegiatan pengumpulan sampah sendiri dilakukan secara bergiliran selama satu minggu menurut jurusan, tapi tidak menutup kemungkinan apabila ada yang menyetorkan sampah setiap hari atau di luar jadwal yang telah ditentukan. Saya sangat senang karena selain mendapat pengetahuan juga dapat membantu meringankan beban orang tua," ucapnya.

Kelanjutan dari kegiatan tersebut yaitu setiap ada tamu di SMK Negeri 6 Malang, selalu diperkenalkan pada kegiatan Bank Sampah tersebut. Selain itu juga diminta untuk memberikan tanggapan langsung di depan para siswa. Diharapkan kegiatan tersebut menjadi sebuah proyek percontohan bagi sekolah-sekolah sekitar.

Pewarta : Ahmad Fauzan
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Abdul Hanan
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top