Pelatih Persija Akui Timnya Terpancing Emosi

Gunawan Dwi Cahyo dan Zein
Gunawan Dwi Cahyo dan Zein 'Mamak' Alhadad saat jumpa pers usai laga.

MALANGTIMES - Persija Jakarta hanya bisa meratapi nasib sebagai tuan rumah di "kandang" lawan. Berstatus tuan rumah, Persija digebuk Arema Cronus 1-4 di Stadion Gajayana, Malang, Selasa malam. Pelatih Persija Zein "Mamak" Alhadad punya alasan tersendiri atas kekalahan telak pasukannya. Dia mengaku kekalahan 1-4 itu tak lepas dari emosi tak terkontrol para pemainnya.

Dalam laga ini, Persija dibuat seolah mati kutu. Betapa tidak, setelah beberapa kali gagal menembus tembok kuartet pertahanan Arema Cronus, tim ibu kota ini juga dipusingkan oleh penampilan ciamik kiper Achmad Kurniawan yang berhasil mengagalkan sejumlah peluang emas Persija.

"Pemain kami terpancing emosi. Yang seharusnya memainkan bola pendek tapi gagal karena sudah emosional," ujar Mamak usai pertandingan.

Mamak mengatakan, karena emosional, pemainnya sering kehilangan bola. Apalagi di saat kemasukan gol, Ismed Sofyan cs semakin kacau permainannya. "Ditambah dukungan Aremania yang begitu luar biasa," tambahnya.

Stoper Persija yang juga mantan defender timnas, Gunawan Dwi Cahyo, menanggapi dingin kekalahan timnya. Ia mengaku sudah berjuang maksimal. Namun hasil yang dicapai sangat mengecewakan.

"Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Kita harus introspeksi diri dan kerja keras buat pertandingan selanjutnya," ujar pemain yang gemar memakai nomor punggung 13 itu.

"Mungkin beda ya kalau main di kandang sendiri. Ada motivasi lebih untuk bermain bila banyak dukungan dari suporter," tambah Gunawan. (*)

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : debyawan erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top