Trend Kenaikan Angka Kemiskinan Kabupaten Malang Patut Diwaspadai

Edi Suhartono, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Malang. (Foto : Dede Nana/MalangTIMES)
Edi Suhartono, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Malang. (Foto : Dede Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim per Maret 2016 sebanyak 4,70 juta orang atau 12,05 persen dari total penduduk Jatim. Prosentase tersebut lebih tinggi jika dibandingkan prosentase penduduk miskin secara nasional sebesar 10,86 persen dari total penduduk Indonesia.

Angka kemiskinan di Jatim merupakan akumulasi dari berbagai kabupaten/kota yang ada, seperti di Kabupaten Malang.

Tahun 2013 trend garis kemiskinan di Kabupaten Malang  sebesar 9,08% meningkat pada tahun 2015 menjadi 10%. Padahal Bupati Malang, Rendra Kresna mencanangkan di tahun 2014 angka kemiskinan turun menjadi 8%, seperti yang dilansir okezone.com (18 April 2015).

"Di tahun 2015 angka kemiskinan  tercatat masih 246 ribu atau 10 persen dari jumlah penduduk kabupaten Malang sebanyak 2.581.000," kata Edi Suhartono, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Malang.

Angka kemiskinan di kabupaten Malang tersebut berdasarkan dua puluh indikator yang ada di Badan Pusat Statistik. Salah satu indikator adalah kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). 

Jadi Penduduk Miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan, yaitu di perkotaan Rp. 364.527 per kapita per bulan pada Maret 2016. Sedangkan di perdesaan Rp. 343.646 per kapita per bulan pada Maret 2016.

Edi Suhartono, kepala Bappeda menyatakan sebenarnya dari segi kuantitatif warga Kabupaten Malang cukup mampu, tetapi dari segi kualitas mereka masih belum bisa memenuhi atau menggugurkan 20 indikator kemiskinan.

"Penghasilan mereka yang didapat dalam setiap bulannya masih jauh dari standart yang ditetapkan BPS," lanjutnya.

Trend kenaikan angka kemiskinan tersebut, membuat orang nomor satu di Kabupaten meminta pada semua Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), untuk menuntaskan angka kemiskinan yang masih cukup tinggi di wilayahnya. 

"Kemiskinan tanggung jawab bersama. Kita terus dorong program kerja diseluruh SKPD untuk  penuntasan kemiskinan dengan mengalokasikan 50 persen dari total anggaran," kata Rendra Kresna. 

Dalam menanggapi himbauan Bupati, Bappeda akan membentuk UPT khusus untuk menangani kemiskinan. Sedangkan angka kemiskinan di tahun 2016 yang dilakukan oleh SKPD, kata Edi, belum bisa di laporkan.

“Nanti baru nampak dalam laporan Kabupaten Malang dalam angka pada akhir tahun. Saya yakin ada perubahan dari angka kemiskinan sekarang,” pungkas Edi.

Editor :
Publisher : Raafi Prapandha
  • Arema Buru Kemenangan, Borneo Waspadai Pemain Muda

    Sangat mepet masa recovery kontestan Piala Gubernur Kaltim 2018, termasuk Arema FC. Baru kalah adu penalti melawan PSIS Semarang Jumat (23/2), Arema kembali menghadapi laga kedua menghadapi Borneo FC petang nanti. Jadwal yang sangat singkat itu membuat pe

  • Arema Lawan Borneo, Balsa Bozovic In Action

    Momen untuk melihat penampilan Balsa Bozovic telah tiba. Laga kedua Piala Gubernur Kaltim 2018 melawan Borneo FC di Stadion Palaran, Samarinda, petang nanti bakal menjadi ajang perdana bagi playmaker asal Montenegro itu untuk unjuk kebolehan di Arema FC.

  • Balsa Bozovic On The Way Gabung Arema FC di Samarinda

    Setelah memisahkan sementara Gustavo Lopez dari skuat Arema FC. Ruddy Widodo menghubungi agen Balsa Bozovic untuk segera ke Samarinda. Hal tersebut untuk menjajal kemampuan sang pemain didepan tim pelatih.

  • Pemkot Batu Bentuk Pengawas Khusus, Siapkan Sanksi untuk Warga yang Buang Sampah Sembarangan

    Pemkot Batu bakal mencanangkan cara yang lebih efektif dan optimal agar Kota Batu bebas dari sampah.

  • Arema FC Istirahatkan Sementara Gustavo Lopez

    Pemain asing yang menjalani trial di Arema FC, Gustavo Fabian Lopez harus meninggalkan Samarinda lebih awal karena manajemen menginstruksikan kepada sang pemain agar terpisah terlebih dahulu dari tim.

  • Target Tuntas 2019, Separo dari Jumlah Nelayan di Kabupaten Malang Belum Tercover Asuransi

    Keinginan Pemkab Malang memberikan asuransi kepada para nelayan tampaknya belum banyak mendapat respons positif para nelayan setempat.

  • Baru Masuk Pertandingan Perdana, Pelatih Arema FC Khawatirkan Hal ini

    Setelah kalah melawan PSIS Semarang pada laga perdana Piala Gubernur Kaltim 2018, Pelatih Arema FC Joko Susilo tetap mengkhawatirkan skuatnya untuk menjalani pertandingan berikutnya. Pasalnya, di lini pertahanan Arema FC terlihat begitu rapuh.

  • Positif, Dua Warga Kota Batu Diserang Difteri

    Hingga akhir bulan ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menemukan 4 kasus warga terjangkit difteri di Kota Batu. Dari total yang terjangki, dua di antaranya dinyatakan positif terserang difteri berasal dari Kecamatan Batu dan Junrejo. Dan 2 lainnya susp

  • Masalah Kredit Perbankan Masih Dominasi Pengaduan Keuangan pada OJK Malang

    Masalah kredit perbankan masih menjadi masalah yang banyak diajukan masyarakat pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang. Bahkan pada awal 2018 ini, setidaknya ada 10 aduan masuk yang terkait agunan kredit maupun kartu kredit dan klaim yang tidak sesuai.

  • Paslon Menawan Ingin Tuntaskan Masalah Banjir

    Kota Malang dalam beberapa hari ini memang memliki curah hujan yang intensitasnya cukup tinggi. Hal tersebut membuat sebagian daerah terkena dampak banjir, namun faktor penyebab meluapnya air ke permukaan ini salah satunya adalah saluran air atau gorong-g

  • Pemkot Malang Terus Geber Program Sertifikasi Kelayakan Gedung

    Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sertifikat laik fungsi (SLF) pada setiap bangunan. Terlebih adanya SLF bertujuan supaya st

  • Hanya Tiga Kampung Biru di Dunia, Salah Satunya Ada di Malang

    Sebut saja permukiman padat penduduk yang setiap bagiannya di cat dengan menggunakan warna biru. Nah, rupanya di dunia ada beberapa kampung semacam ini. Bahkan di Indonesia juga ada dan menjadi ikon baru di Kota tempat kampung tersebut dibuat. Nah, ini di

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top