Pertahankan Tradisi, Kota Malang Gelar Ruwatan Kota

Kepala Disbudpar Kota Malang, Ida Ayu Wahyuni (Foto: Anggara Sudiogko/ MalangTIMES)
Kepala Disbudpar Kota Malang, Ida Ayu Wahyuni (Foto: Anggara Sudiogko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang hari ini menggelar Ruwatan Kota yang merupakan program pengelolaan pengayaan budaya, Senin (17/10/2016).

Kegiatan yang tiap tahun selalu diadakan ini juga merupakan rangakaian peringatan satu Muharram yang dikemas dalam Grebek Suro bersama 28 komunitas- komunitas penghayat di Kota Malang.

Kepala Disbudpar Kota Malang Ida Ayu Sri Wahyuni menjelaskan, Disbudpar merancang kegiatan Ruwatan Kota, bukan ruwatan personal, yang dalam hal ini melibatkan komunitas yang ada serta masyarakat Kota Malang.

"Kegiatan ini mempertahankan tradisi yang telah terpupuk di masyarakat Kota Malang dan kemudian juga dilestarikan oleh sesepuh penghayat kepercayaan yang ada di Kota Malang," ucap Ida.

Kegiatannya dirangkai dengan kirab dari Alun-alun kemudian juga finish di Alun-alun, ada juga pelepasan burung dara dan lele ke sungai.

"Pelepasan itu mempunyai makna untuk melepas mereka agar mendapat kebebasan, mereka juga merupakan mahluk hidup. Memang dalam kehidupan sehari-hari mereka dikekang terperangkap, kemudian dilepas di alam bebas agar berkembang biak sehingga memberikan nafkah bagi mahluk hidup lain utamanya manusia," terangnya.

Selain itu juga akan digelar pertujukan wayang dengan lakon 'Murwokolo' yang didalangi oleh dalang ruwat Ki Sapani Anom Carito. 

"Untuk malam harinya di Alun-alun juga akan digelar pertunjukan wayang Ki Ardi Purwoantono dengan Lakon 'Babat Wonomarto', " tambah Ida.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top